Minggu, 24 Desember 2017

HENTI

Henti ...
Kuputuskan dalam sebuah suksesi,
Dalam sebuah logika dan deru hati.
Menyala, mengobar, dalam ruang stagnanisasi.

Menghenti ...
Memaksa seluruh jiwa terus sembunyi
Hanyalah KENISTAAN yang terus menghantui
Ketakutan ini, Gelisah ini, Emosi ini
Menyeruak menghujam hingga nurani mati.

Berhenti ...
Menjadi pecundang pongah, mengangkang berantakan!
Kau Gadisku, namun hilang secara serampangan
Memang gila,
Hanya lelaki Idiot, dalam ketakutan menembus kegelapan.
Tak layakkah ku persanding denganmu?
Padahal hirarki tenggelam dalam kebohongan.

Tuhan ...
Beri ku kesempatan menawar pagi





Tidak ada komentar:

Posting Komentar