Cahaya ...
Bukan engkau yang menentukan malam
Tidak pula yang memeras hujan
Entah pula elegi esok yang mendera
Namun terlalu bisa untuk mempengaruhi diri berimaji
Aku tak mengharapkanmu !
Aku dapat berdiri diatas satu kaki
Walaupun sehela aku terjatuh
Namun itu kucukupkan tuk' berdiri kembali
Mengabaikanmu ...
Entahlah sampai kapan,
Bukan waktu yang menentukan, namun hati
Aku selalu dalam jalanku, begitu juga kau
Dan saat jalan kita saling beriringan
Kupastikan tak kan meninggalkanmu.
(imsat)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar