Minggu, 13 Desember 2015

TERPAAN WAKTU

            Tidak terasa waktu cepat berlalu dan kita sudah dihadapkan lagi dengan letupan kembang api, tiupan terompet, atau sekedar ucapan selamat tahun baru. Jadi mengapa kebanyakan orang juga termasuk diriku ini selalu memberikan perhatian lebih pada masa penghujung tahun? dan pendapatku karena sebagai ajang introspeksi diri akan kekurangan yang banyak kita lakukan selama satu tahun lalu.

           Ya memang sejauh ini ketika aku memikirkan satu tahun yang telah aku lalui selalu saja diakhiri dengan banyaknya penyesalan, dan tanda tanya mengapa aku tidak melakukan hal ini, hal itu, dan sebagainya. Apa memang ini manusiawi ataukah memang masih buruknya kualitas hidupku aku tak tahu.

            Ketika ditanyakan apakah bahagia itu, dan apakah telah kulalui dalam kurun waktu satu tahun ini, seakan pertanyaan semacam itu menjadi ambigu dan membingungkan untuk kujawa. Aku memang tidak menyukai sesuatu yang berlebihan, ketika itu pada saat bahagia pun aku berusaha tak meluapkan semuanya dan cenderung menahannya. Alasannya karena anggapanku sesuatu yang berlebihan akan lebih menyakitkan ketika berbalik keadaan pada saat itu.

           Pada minggu-minggu ini aku akan dihadapkan dengan UAS, yang menjadi kekhawatiranku bukan karena soal yang akan diajukan, namun karena tugas-tugas yang diberikan itulah yang menjadi fokusku saat ini, melihat dari UTS kemarin yang banyaknya tugas diberikan kurasa kali ini akan tidak jauh berbeda.

           Namun entah mengapa akhir-akhir ini semangatku sudah mulai berkurang, mungkin ini akan menjadi titik kejenuhanku pada semua aktifitas keseharian yang aku lalui. Sudah harus menjadi tugasku kali ini menemukan semangatku seperti dulu yang penuh motivasi, aku tidak pernah suka berada pada saat seperti sekarang.

           Untuk engkau disana, akhir-akhir ini aku lebih mulai merasa dekat entah itu benar atau tidak namun semoga saja ini adalah suatu pertanda baik, dan semoga  dapat menjadi alasanku untuk menjadi lebih baik dalam melakukan segala hal, kusadari memotivasi orang lain bisa jauh lebih mudah dari pada dilakukan untuk diri sendiri.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar